Home » , » PRESIDEN BUSH AKHIRNYA MENGAKU SANGAT MENYESAL ATAS PERANG IRAK !

PRESIDEN BUSH AKHIRNYA MENGAKU SANGAT MENYESAL ATAS PERANG IRAK !

Written By Raa Pramuja on 29 Agustus 2012 | 10.22.00

-
bush
-
Presiden AS, George Walker Bush, dengan enteng akhirnya mengaku menyesal atas terjadinya Perang Irak. “Keputusan saya untuk melakukan perang terhadap Saddam Hussein (waktu itu sebagai Prediden Irak) berdasarkan informasi intelejen yang tidak benar akhirnya menjadi penyesalan saya yang terbesar sebagai presiden,” demikian pengakuan Bush ketika diwawancarai oleh TV ABC, Selasa 2 Desember 2008.
-
Dengan demikian bahwa tuduhan resmi (motif  Amerika memerangi Irak) bahwa Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah masal dan terlibat dengan teroris al-Qaeda telah diakui oleh Bush adalah salah dan ia sangat menyesal atas keputusannya itu. Mengenai motif lain bahwa Saddam Hussein telah menindas rakyatnya, sebenarnya adalah urusan dalam negeri Irak sendiri, Amerika tidak berhak untuk menginvasi Irak atas terjadinya penindasan ini. Jadi sebenarnya dapat dikatakan bahwa teroris sejati adalah Presiden Bush sendiri !
-
Sebenarnya pada tahun 2004, Presiden Bush pernah memutuskan  membentuk tim penyelidik independen yang sedikitnya terdiri dari 9 orang yang akan menyelidiki kegagalan intelejen AS pra-Perang Irak, dan akan memberikan laporannya tahun 2005. Sejumlah sumber di Gedung Putih mengatakan, meskipun ia telah memerintahkan penyelidikan, namun ia akan menolak membuat pengakuan terbuka bahwa informasi intelejen yang dijadikan dasar untuk menginvasi Irak adalah salah. Alasannya, Bush menganggap mengaku kesalahan sama dengan menunjukkan kelemahannya, dan hal itu akan mengundang kritik yang pedas dari kelompok oposisi !
-
-
PERANG IRAK
-
Invasi Amerika ke Irak (tergabung dalam koalisi beberapa negara) atas prakarsa Presiden AS, George W. Bush untuk mengganyang Saddam Hussein, dimulai 18 Maret 2003 sampai sekarang.
-
PASUKAN YANG TERLIBAT
-
Pasukan Koalisi :
-
1. Pasukan yang aktif perang: Amerika Serikat (250.000 waktu invasi, sekarang 144.000), Inggris (45.000 waktu invasi, sekarang 4.100) dan Australia (2.000 waktu invasi, sekarang 400).
-
2. Pasukan penunjang (masih hadir): Korea Selatan (3.600, sekarang 600), Rumania (730,  sekarang 501), El Savador (380, sekarang 200), Republik Chezch (300, sekarang 17), Azerbaijan (250, sekarang 88), Albania (120, sekarang 240), Bosnia dan Herzegovina (85), Ukraina (1.650, sekarang 37), Estonia (40), Macedonia (77), Moldova (24, sekarang 20), Bulgaria (485, sekarang 155), Singapura (161, sekarang 1),
Tonga (55),
-
3. Pasukan penunjang (telah ditarik seluruhnya): Latvia (136), Polandia (2.500), Kazakhstan (29), Armenia (46), Mongolia (180), Georgia (2.000), Slovakia (110), Denmark (545), Lithuania (120), Italia (3.200), Norwegia (150), Jepang (600), Hongaria (300), Belanda (1.345), Portugal (128), New Zealand (61), Thailand (423), Filipina (51), Honduras (368), Republik Dominika (302), Spanyol (1.300), Nikaragua (230), Islandia (2).
-
Perang Irak ini disebut “Perang Teluk II” atau oleh AS disebut “Operasi Pembebasan Irak”.
-
Pasukan Pemerintahan Saddam Hussein :
-
1.Tentara aktif: 389,000 (termasuk 80.000 Pengawal Republik / Pasukan Garda Republik).
2. Para militer/pasukan keamanan : 44.00060.000.
3. Tentara cadangan : 650.000
-
Perbandingan kekuatan persenjataan Pasukan Koalisi dan Pasukan Irak era Pemerintahan Saddam Hussein :
-
Senjata Lapis Baja
Irak :
Sekitar 1.800 sampai 2.000 tank siap pakai, termasuk 500-600 T-72 buatan Soviet, lebih dari 3.000 kendaraan lapis baja.
Koalisi :
Lebih dari 800 tank Abram M1, lebih dari 600 Bradley M2/M3, sekitar 120 tank tempur Inggris, sekitar 150 kendaraan bersenjata Warrior Inggris.
-
Rudal
Irak :
Rudal Al Samoud 2. Sampai 12 Maret ini Irak sudah menghancurkan lebih dari 50 buah Al Samoud 2 dari total persediaan sekitar 100 buah. Rudal Ababil-100 yang tidak diketahui jumlahnya beberapa ratus rudal Scud berjangkauan jauh.
Koalisi :
1.000 rudal Tomahwk di kapal-kapal perang AS ratusan roket rudal anti-rudal Patriot.
-
Helikopter
Irak :
Sekitar 100 helikopter penyerang, semuanya buatan Uni Soviet sekitar 275 helikopter pangangkut pasukan.
Koalisi :
Lebih dari 700 helikopter, termasuk Apache AH-64 dan Cobra AH-1. Lebih dari 400 helikopter pengangkut pasukan, termasuk Black Hawk UH-60, CH-47 dan CH-53 yang berpangkalan di laut.
-
Pesawat
Irak :
Sekitar 300 pesawat tempur, termasuk Mirage-F-1EQ buatan Prancis dan MiG-29, MiG-25, MiG-23, MiG-21 buatan Soviet.
Koalisi :
Sekitar 100 pesawat Inggris, termasuk jet tempur Tornado, Harrier dan Jaguar. Sekitar 500 pesawat tempur termasuk F-14, F-15, F-16, F/A-18, F-117, AV-8 dan A-10 lebih dari 30 pesawat pengembom berat, termasuk B-52, B-1B dan B-2. Puluhan ribu bom dan rudal, termasuk Amunisi Serangan Langsung Gabungan yang dipandu satelit dan bom Paveway yang dikendalikan laser.
-
Kekuatan Laut
Irak :
2.000 serdadu laut dengan 9 kapal perang ranjau dan rudal anti-kapal bernama Silkworn, jumlahnya tidak diketahui.
Koalisi :
6 kapal induk AS yang sudah berada di wilayah Teluk dan 6 lainnya dalam perjalanan 1 kapal induk Inggris.
-
Pasukan koalisi akhirnya berhasil menggulingkan Presiden Saddam Hussein (golongan minoritas Sunni, dari partai yang memerintah, Partai Bath). Kemudian dibentuklah pemerintahan Irak baru dengan presiden partama adalah Jalal Talabani (kaum Kurdi, Islam Sunni), sedangkan perdana menteri pertama adalah Ibrahim al-Jaafari (kaum mayoritas Shiah) yang kemudian diganti oleh Nouri al- Maliki (kaum Shiah). Juga dibentuk Tentara Baru Irak untuk menggantikan tentara Irak lama yang dibubarkan, dengan harapan tentara baru ini akan mengambil alih tugas-tugas tentara koalisi setelah mereka “cabut” dari Irak.
-
Saddam Hussein telah digulingkan, namun sampai kini ternyata perang Irak masih tetap berlangsung. Negara Irak yang tadinya makmur dengan infrastruktur dan bangunan gedung-gedungnya yang berdiri megah, kini banyak menjadi puing-puing. Kelompok perlawanan Irak terhadap pendudukan tentara Amerika cs masih berlangsung.
-
Kelompok perlawanan Irak masa kini :
-
1. Pemberontak Sunni (60.000),
2.-Tentara Mahdi (70.000, pimpinan Imam Syi’ah Irak, —-Muqtada al-Sadr).
3. Organisasi Badr (10.000).
4. Al Qaeda Irak (1.300, pimpinan Abu Musab al-Zarqawi).
-
Mereka melakukan perang gerilya dan serangan bom bunuh diri.
-
Kekuatan pasukan koalisi dan jumlah pasukan Irak baru serta pihak lain yang pro koalisi, masa kini :
-
1. Jumlah Tentara Koalisi sewaktu invasi sekitar 300.000, sekarang menjadi sekitar 152.000.
2. Pasukan Keamanan Baru Irak: tentara 254.000, polisi —-227.000, FPS 150.000.
3.-Jumlah “Tentara Sewaan” (militer swasta) 61.000 (Irak —-85.300, AS 27.400, lainnya 45.500).
4.-Peshmerga (pasukan Kurdi): 50.000 waktu invasi, sekarang 270.000.
5. Pasukan Milisi 65.00080.000.
-
JUMLAH KORBAN PERANG IRAK
-
Jumlah korban tewas :
-
Militer Irak era Saddam: 4.8956.370.
Kelompok perlawanan Irak : sekitar 23.500 sampai 2 November 2008.
Pasukan AS: 4.119 sampai 15 Juli 2008. Anggota pasukan koalisi negara lainnya : 311 sampai 24 Maret 2008.
Tentara dan Polisi Irak Baru (era setelah Saddam) : 8.745 sampai 5 November 2008.
Tentara sewaan: 1.186 sampai Juli 2008, diantaranya AS 244.
Jurnalis: 112, pekerja media: 40, pekerja sosial: 95, sampai 27 November 2007.
Rakyat Sipil: 97.762 sampai 1 Desember 2008 (www.iraqbodycount.org).
Total tewas menurut Kementrian Kesehatan Irak: 100.000151.000 (sampai 2006).
-
Jumlah korban luka-luka :
-
Pasukan Koalisi: sedikitnya AS 31.832, Inggris 400.
Tentara sewaan : sedikitnya 10.569.
-
Jumlah Pengungsi :
-
Dari 28 juta penduduk Irak, 4 juta jiwa menjadi pengungsi di negeri sendiri (Internally Displaced Persons) dan 2 juta jiwa mengungsi ke negara lain.
-
BIAYA PERANG IRAK
-
Biaya perang selama 5 tahun (2003 – 2008), pemerintahan Bush telah menghabiskan biaya sebesar 2 triliun dollar AS. Padahal di awal perang, ia hanya menganggarkan 50 miliar dollar AS saja. Angka 50 miliar dollar AS kini hanya cukup membiayai perang selama 3 bulan saja.
-
SUMBER :
Wikipedia.
-
irak21
Saddam Hussein menjabat sebagai Presiden Irak dari 16 Juli 1979 sampai digulingkan oleh Pasukan Koalisi 9 April 2003.
-
-
FILES IRAQ SADDAM HUSSEIN-
-
irak4-
-
irak5
-
-
irak6-
-
irak7-
-
irak8-
-
irak9-
-
irak9airak9birak9c 
 Pasukan AS menyerang Irak yang dimulai 18 Maret 2003.
-
-
bendera-asirak10irak11 
 Patung Saddam Hussein di alun-alun kota Baghdad dirobohkan oleh massa anti Saddam, saat kendaraan tank AS memasuki jantung ibu kota Irak, Baghdad, menandai berakhirnya kekuasaan Saddam Hussein. Sesaat sebelum patung Saddam dirobohkan, seorang serdadu AS memanjat dan menutup wajah patung dengan bendera Amerika. Namun, kerumunan massa di alun-alun tidak menyambutnya dan menganggap tindakan tersebut berlebihan. Bendera itu segera diturunkan dan diganti bendera Irak.
-
-
irak121irak13 
 Kondisi Saddam Hussein (sebelum dan sesudah dicukur rambutnya) setelah tertangkap di lubang persembunyiannya, Sabtu 13 Desember 2003, 15 Km sebelah selatan Tikrit.
-
-
irak14 
 Sadddam Hussein saat diadili oleh pengadilan era pemerintahan Irak yang baru, dengan tuduhan melakukan kejahatan kemanusiaan. Pengadilan atas dirinya dimulai hari Rabu 19 November 2005 dan dijatuhi hukuman mati dengan digantung setelah dinyatakan bersalah Minggu 5 November 2006.
-
-
irak15 
 Saddam siap-siap menjalani eksekusi hukuman gantung sampai mati, 30 Desember 2006.
-
-
irak16 
Jenazah Saddam disolati di rumah kampung halamannya di Awja, dekat Tikrit, 31 Desember sebelum dimakamkan di Awja. Pemakaman Saddam berlangsung tanpa dihadiri masyarakat umum. Gubernur provinsi kampung halaman Saddam dan seorang pemimpin suku menjemput jenazahnya dari Baghdad dimana ia di eksekusi mati 30 Desember 2006 pada usia 69 tahun.-
-
INVASI PASUKAN AS KE IRAK
-
as1-
-
as2-
-
as3-
-
as4-
-
as5-
-
as6-
-
as7-
-
as81-
-
as9-
-
as10-
-
as11-
-
as12-
-
as13-
-
as142-
-
as15-
-
as17-
-
as18-
-
as16-
-
as19-
-
as201-
-
as21
-
-
as22-
-
as23-
-
as24-
-
as25-
-
as26-
-
as27-
-
as28-
-
as29
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Design Template By : Raa Pramuja
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Raa Pramuja - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja